Home » Berita » Kriminal » Sidang Lanjutan Ahmad Dani di PN Surabaya

Sidang Lanjutan Ahmad Dani di PN Surabaya

SURABAYA, dobraknews – Sidang lanjutan, Ahmad Dhani dalam kasus perkara pencemaran nama baik kembali berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (12/2/2019). Sidang kali ini terkait dengan agenda pembacaan eksepsi dari terdakwa Ahmad Dhani.Penasehat hukum Ahmad Dhani  Aldwin Prasetyo, menyatakan syarat – syarat secara formil ada beberapa yang dianggap dakwaan jaksa tidak jelas. Mulai dari soal penerapan pasal yang dianggap salah, serta tidak ada penanggalan.

“Ini eksepsi belum masuk pokok perkara. Kita menguji dakwaan sesuai dengan syarat formil atau tidak, sesuai KUHAP apa tidak, terpenuhi atau tidak. Jadi hanya dibatasi itu saja, bukan pembelaan komperehensif seperti pledoi,” terang Aldwin pada wartawan.

Aldwin, Kuasa Hukum Ahmad Dani menambahkan ada beberapa poin yang  menjadi catatan seperti pertama soal penetapan pasal, dan kedua tidak ada penanggalan. Kemudian tidak diurai secara lengkap bagaimana tindak pidana itu dilakukan.

Dia menyebut jika yang ada dalam dakwaan Ahmad Dhani membuat vlog video, bukan tuduhan pidana. Padahal tuduhan pidananya yakni mentransmisikan dan mendistribusikan.

“Kapan itu mentransmisikan tidak ada dalam dakwaan, dan bagaimana melakukan juga tidak ada dalam dakwaan. Selanjutnya pelapor adalah koalisi pembela NKRI ini adalah delik aduan harus orang atau  perseorangan, bukan badan hukum,” paparnya.

Dia harapkan ada putusan sela dari Hakim. Dimana putusan sela ini mengabulkan eksepsi bahwa dakwaan tersebut batal demi hukum.  “Kami nilai seluruh dakwaan tidak sesuai dengan apa yang dipersyaratkan. Mudah-mudahan hakim jernih melihat ini dan mengabulkan putusan sela,” tandasnya. Sidang akan dilanjutkan Kamis 14 Februari 2019 dengan agenda tanggapan eksepsi JPU. (tim)

Share

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

KPK Sita dokumen dari Kantor Kamenag Gresik

GRESIK,  dobraknews – Buntut OTT terhadap Ketua  Partai PPP dan Kepala Kantor Wilayah Jatim dan ...